Visa

Visa Ausbildung Jerman 2026: syarat, biaya dan lama proses

Visa untuk Ausbildung bukan misteri, tapi butuh dokumen yang lengkap dan waktu. Di sini kami jelaskan langkah demi langkah, berdasarkan informasi resmi Kedutaan Besar Jerman di Jakarta dan pengalaman kami dengan lebih dari 320 peserta.

Cara kami menulis panduan ini: setiap informasi hukum kami cek dengan sumber resmi Jerman, seperti Kementerian Luar Negeri Jerman, Badan Tenaga Kerja Jerman, portal Make it in Germany dan BIBB, lalu kami lengkapi dengan pengalaman dari lebih dari 320 Ausbildung yang sudah kami dampingi. Informasi ini bersifat umum dan bukan nasihat hukum.

Visa apa yang kamu butuhkan?

Untuk Ausbildung di Jerman, kamu butuh visa nasional untuk pendidikan kejuruan berdasarkan § 16a undang-undang izin tinggal Jerman (Aufenthaltsgesetz). Visa ini hanya diberikan jika kamu sudah punya kontrak Ausbildung dengan perusahaan Jerman. Visa turis atau visa kerja biasa tidak bisa dipakai untuk Ausbildung.

Untuk warga Indonesia, yang berwenang adalah Kedutaan Besar Jerman di Jakarta. Sejak 1 Januari 2025, permohonan visa nasional diajukan secara digital lewat portal resmi Kementerian Luar Negeri Jerman (Auslandsportal, digital.diplo.de). Setelah itu kamu tetap datang ke kedutaan untuk janji temu, misalnya untuk sidik jari.

Dokumen yang biasanya dibutuhkan

  • Paspor yang masih berlaku cukup lama.
  • Kontrak Ausbildung yang sudah ditandatangani dengan perusahaan Jerman.
  • Sertifikat bahasa Jerman, biasanya minimal B1. Kedutaan biasanya meminta sertifikat yang tidak lebih tua dari satu tahun.
  • Bukti biaya hidup. Pada 2026, gaji Ausbildung minimal 1.048 euro kotor atau 822 euro bersih per bulan dianggap cukup. Kalau gajimu lebih rendah, kamu harus menunjukkan uang tambahan, misalnya lewat rekening blokir (Sperrkonto).
  • Asuransi kesehatan untuk awal masa tinggal. Setelah Ausbildung dimulai, kamu otomatis masuk asuransi kesehatan wajib Jerman.
  • Ijazah sekolah dan CV, sering dengan terjemahan tersumpah.

Persetujuan dari Badan Tenaga Kerja Jerman (Bundesagentur für Arbeit) tidak perlu kamu urus sendiri. Kedutaan memintanya secara internal, atau perusahaan sudah mengurus persetujuan awal (Vorabzustimmung) sebelumnya. Badan ini memeriksa apakah gaji dan syarat kerjamu sama dengan peserta Ausbildung dari Jerman.

Empat peserta Ausbildung dari Indonesia dengan dokumen di depan balai kota di Jerman
Setelah visa: dokumen pertama di Jerman, di depan balai kota.

Berapa biaya visa?

Biaya visa nasional adalah 75 euro. Biaya ini dibayar langsung saat pengajuan, bukan kepada agen. Siapa pun yang meminta jutaan rupiah untuk “biaya visa”, sedang meminta sesuatu yang lain.

Ada juga prosedur percepatan untuk tenaga terampil (beschleunigtes Fachkräfteverfahren, § 81a). Biayanya 411 euro dan biasanya dibayar oleh perusahaan. Dalam prosedur ini, kedutaan memberikan janji temu dalam tiga minggu dan biasanya memutuskan dalam tiga minggu setelah dokumen lengkap.

Berapa lama prosesnya?

Menurut Kedutaan Besar Jerman di Jakarta, proses visa nasional memakan waktu sekitar enam minggu sampai tiga bulan. Ditambah waktu tunggu janji temu. Karena Ausbildung biasanya dimulai pada 1 Agustus atau 1 September, jadwal ini harus direncanakan jauh-jauh hari.

Rencana waktu yang realistis: sertifikat B1 idealnya sudah ada pada akhir tahun sebelumnya. Kontrak Ausbildung ditandatangani di awal tahun, lalu visa diajukan pada musim semi. Dengan begitu kamu bisa berangkat tepat waktu di musim panas.

Yang dikatakan Kedutaan Besar Jerman di Jakarta

Informasi berikut berasal langsung dari situs resmi Kedutaan Besar Jerman di Jakarta dan portal visa Kementerian Luar Negeri Jerman. Banyak agen tidak pernah menyebutkannya:

  • Hanya di Kedutaan Besar di Jakarta. Visa nasional diajukan di Kedutaan Besar Jerman di Jakarta, tidak di konsul kehormatan Jerman di kota lain.
  • Datang sendiri. Pada janji temu kamu menunjukkan dokumen asli, memberikan sidik jari dan foto, dan membayar biaya visa.
  • Visa berlaku umumnya satu tahun. Di Jerman, kamu lalu mengajukan izin tinggal untuk seluruh masa Ausbildung.
  • Kontrak dengan rencana Ausbildung. Kontrakmu harus disertai rencana pelatihan (Ausbildungsplan) dari perusahaan.
  • Apostille untuk dokumen Indonesia. Dokumen resmi dari Indonesia, misalnya akta kelahiran atau ijazah, biasanya harus diberi apostille oleh otoritas yang berwenang di Indonesia sebelum kamu mengajukan visa. Apostille harus ada di dokumen asli, bukan di fotokopi.
  • Asuransi perjalanan tidak cukup. Kamu butuh asuransi kesehatan yang setara dengan asuransi wajib Jerman sejak hari masuk, misalnya asuransi khusus untuk pendatang (Incoming-Versicherung), sampai Ausbildung dimulai dan kamu masuk asuransi wajib. Visa paling awal berlaku sejak tanggal asuransimu berlaku.
  • Paspor tanpa kolom tanda tangan. Kalau paspormu tidak punya kolom tanda tangan, kamu harus mengesahkan tanda tanganmu dulu di kantor imigrasi Indonesia, di halaman pengesahan paspor.
  • Bukti biaya hidup. Kalau gaji Ausbildung di bawah 1.048 euro kotor, kekurangannya bisa ditutup dengan rekening blokir (Sperrkonto) atau surat jaminan (Verpflichtungserklärung).
  • Jangan menanyakan status. Kedutaan meminta pemohon tidak menanyakan status permohonan selama dua belas minggu. Kalau ada dokumen yang kurang, bagian visa akan menghubungimu.
  • Kalau ditolak. Alasan penolakan diberikan secara tertulis bersama paspormu. Kamu boleh mengajukan permohonan baru kapan saja dengan dokumen yang lengkap.
Peringatan resmi dari Kedutaan: perwakilan Jerman tidak bekerja sama dengan perantara atau agen visa tertentu, dan agen tidak punya akses ke janji temu visa. Formulir, daftar dokumen dan pembuatan janji temu gratis. Kamu hanya membayar biaya visa yang diminta kedutaan. Jadi jangan percaya siapa pun yang menjual “slot janji temu” atau “jalur cepat visa”.

Satu hal lagi: secara hukum, bahasa Jerman untuk Ausbildung bisa juga dicapai lewat kursus bahasa persiapan di Jerman sebelum Ausbildung dimulai. Di program Acaluna ini tidak berlaku. Kami selalu mensyaratkan B1 di keempat modul sebelum pendaftaran, karena itu yang membuat peserta kami berhasil di sekolah kejuruan.

Kesalahan yang paling sering memperlambat visa

  • Sertifikat bahasa belum lengkap, misalnya baru lulus tiga dari empat modul.
  • Terjemahan tidak resmi atau dokumen yang tidak sesuai satu sama lain, misalnya ejaan nama yang berbeda di paspor dan ijazah.
  • Janji temu terlambat dipesan, sehingga visa tidak keluar sebelum tanggal mulai Ausbildung.
  • Kontrak tidak jelas, misalnya gaji di bawah batas minimum tanpa bukti biaya hidup tambahan.

Setelah tiba di Jerman

Visa adalah langkah pertama. Di Jerman, kamu mendaftarkan alamat di kantor warga (Bürgeramt) dan mengajukan izin tinggal di kantor imigrasi setempat (Ausländerbehörde). Izin tinggal ini berlaku selama Ausbildung. Setelah lulus, kamu bisa mendapat izin tinggal untuk bekerja sebagai tenaga terampil, atau sampai 18 bulan untuk mencari pekerjaan.

Bagaimana Acaluna membantu

Peserta kami tidak mengurus visa sendirian. Kami memeriksa dokumen sebelum diajukan, membantu dengan janji temu dan menjelaskan setiap langkah. Di Jerman, kami mendampingi janji-janji pertama di kantor pemerintah. Untuk layanan visa dan keberangkatan ini kami memungut biaya administrasi 200 euro, dan hanya jika penyaluran berhasil, setelah kamu mendapat kontrak Ausbildung. Detailnya ada di halaman biaya.

Sumber

  • Kedutaan Besar Jerman di Jakarta (jakarta.diplo.de): Visa Nasional, Recognition of Foreign Documents (Juni 2026), Asuransi Kesehatan Visa Nasional, Paspor Indonesia tanpa kolom tanda tangan
  • Auswärtiges Amt, Auslandsportal (digital.diplo.de/Aus-und-Weiterbildung): syarat visa Ausbildung dan jumlah biaya hidup minimum sejak 1 September 2025
  • Make it in Germany, portal resmi pemerintah Jerman: visa untuk Ausbildung dan perspektif setelah Ausbildung
  • Auswärtiges Amt: Auslandsportal digital.diplo.de, biaya visa nasional
  • § 16a dan § 81a Aufenthaltsgesetz, gesetze-im-internet.de; Bundesamt für Migration und Flüchtlinge: prosedur percepatan