10 April 2025 · Ehingen, Jerman

Konsul Jenderal Republik Indonesia mengunjungi Acaluna di Jerman

Konsul Jenderal RI Antonius Yudi Triantoro datang ke kantor kami di Ehingen, bersama wali kota Ehingen dan kamar dagang IHK Ulm. Tujuannya: kerja sama resmi, supaya lebih banyak anak muda Indonesia bisa memulai Ausbildung di industri Jerman.

Konsul Jenderal Republik Indonesia Antonius Yudi Triantoro bersama Jessica Moll, Dr. Manuel Behmüller dan wali kota Ehingen Alexander Baumann

Cara kami menulis panduan ini: setiap informasi hukum kami cek dengan sumber resmi Jerman, seperti Kementerian Luar Negeri Jerman, Badan Tenaga Kerja Jerman, portal Make it in Germany dan BIBB, lalu kami lengkapi dengan pengalaman dari lebih dari 320 Ausbildung yang sudah kami dampingi. Informasi ini bersifat umum dan bukan nasihat hukum.

Tidak setiap hari seorang Konsul Jenderal mengunjungi sebuah perusahaan kecil di selatan Jerman. Pada 10 April 2025, Konsul Jenderal Republik Indonesia Antonius Yudi Triantoro, yang dari Frankfurt bertanggung jawab untuk negara-negara bagian di selatan Jerman, datang ke kantor Acaluna di Ehingen bersama Konsul Bidang Ekonomi Toary Fransiskus Worang. Mereka disambut oleh pendiri kami, Jessica Moll dan Dr. Manuel Behmüller, bersama Wali Kota Ehingen Alexander Baumann dan perwakilan kamar dagang dan industri IHK Ulm.

Konsul Jenderal Republik Indonesia Antonius Yudi Triantoro bersama pendiri Acaluna dan Wali Kota Ehingen
Konsul Jenderal RI Antonius Yudi Triantoro (kedua dari kanan) bersama pendiri Acaluna dan Wali Kota Ehingen.

Apa yang dibahas

Pusat pembicaraan adalah minat yang terus tumbuh dari anak muda Indonesia untuk menjalani Ausbildung ganda di Jerman, terutama di industri. Acaluna sudah beberapa tahun menyalurkan peserta dari Indonesia ke perusahaan produksi Jerman, dalam profesi seperti teknolog susu, operator mesin dan instalasi, dan tenaga ahli teknologi pangan.

Konsul Jenderal menyatakan dukungannya untuk kerja sama yang lebih erat dengan Acaluna. Tujuannya adalah membangun saluran resmi antara pemerintah Indonesia dan Acaluna.

“Ausbildung adalah pintu masuk ke pasar kerja Jerman. Motivasi utama peserta kami adalah membangun hidup jangka panjang di Jerman, baik dalam pekerjaan maupun kehidupan pribadi.”

Jessica MollPendiri Acaluna GmbH · diterjemahkan dari bahasa Jerman

Bertemu langsung dengan peserta kami

Salah satu momen terpenting hari itu adalah percakapan dengan Marwan Ali dari Indonesia. Marwan berasal dari Bali dan menjalani Ausbildung sebagai operator mesin dan instalasi (Maschinen- und Anlagenführer) di Bayern. Ia berumur 30 tahun, bukti bahwa Ausbildung di Jerman tidak hanya untuk lulusan baru. Kepada koran Schwäbische Zeitung ia mengatakan bahwa ia senang bisa menjalani Ausbildung di sini, dengan peluang untuk dipekerjakan tetap setelahnya.

“Saya sangat senang berada di Jerman. Saya bersyukur atas kesempatan Ausbildung di sini. Awalnya dialek Bayern terasa asing, tapi sekarang saya sudah bisa memahaminya dengan baik.”

Marwan AliAzubi operator mesin dan instalasi · diterjemahkan dari bahasa Jerman
Konsul Jenderal Republik Indonesia bersama perwakilan konsulat, seorang peserta Ausbildung dari Indonesia dan pendiri Acaluna
Konsul Jenderal RI bersama perwakilan konsulat, peserta Ausbildung dari Indonesia dan pendiri Acaluna di Ehingen.

“Kami sangat senang atas kunjungan Konsul Jenderal dan atas minatnya pada perusahaan kami. Ke depan, kami ingin memberi kesempatan Ausbildung di Jerman kepada lebih banyak lagi anak muda dari Indonesia.”

Dr. Manuel BehmüllerPendiri Acaluna GmbH · diterjemahkan dari bahasa Jerman

Diliput media Jerman

Kunjungan ini juga diberitakan oleh koran regional Schwäbische Zeitung pada 14 April 2025, dengan judul “Indonesischer Generalkonsul spricht über Fachkräfte für das Schwabenland” (Konsul Jenderal Indonesia berbicara tentang tenaga terampil untuk wilayah Schwaben). Menurut laporan itu, Konsul Jenderal menyoroti bahwa di Indonesia jumlah tempat pendidikan kejuruan masih terlalu sedikit untuk banyaknya anak muda.

Pendiri Acaluna bersama Konsul Jenderal Republik Indonesia dan Konsul Bidang Ekonomi saat pertukaran cendera mata
Pertukaran cendera mata dengan Konsul Jenderal RI dan Konsul Bidang Ekonomi, Ehingen, April 2025.

Kenapa ini penting untukmu

Di Indonesia ada banyak tawaran Ausbildung, dan tidak semuanya serius. Sebuah kunjungan resmi tidak menjamin apa pun, tapi kunjungan ini menunjukkan beberapa hal yang bisa kamu cek sendiri:

  • Kami benar-benar ada di Jerman. Acaluna GmbH adalah perusahaan terdaftar di Amtsgericht Ulm (HRB 746028), dengan kantor di Jerman, bukan hanya akun media sosial.
  • Kami bekerja terbuka dengan instansi. Wali kota, kamar dagang IHK dan perwakilan pemerintah Indonesia duduk bersama kami di satu meja.
  • Peserta kami bisa bicara sendiri. Konsul Jenderal tidak hanya mendengar presentasi kami, tapi juga langsung dari peserta Ausbildung.

Setahun kemudian: tim Acaluna di Jakarta

Hubungan ini tidak berhenti di Jerman. Pada April 2026, Jessica Moll dan Dr. Manuel Behmüller terbang ke Jakarta. Bersama tim Acaluna di Indonesia, mereka mengunjungi EKONID, Kamar Dagang dan Industri Jerman-Indonesia. Bersama Dedy Prayudana Putra, kontak utama kami di Indonesia, Acaluna mengadakan malam ramah tamah dengan mitra strategis di Jakarta.

Tim Acaluna di kantor EKONID, Kamar Dagang dan Industri Jerman-Indonesia, di Jakarta
Tim Acaluna dari Jerman dan Indonesia di EKONID, Kamar Dagang dan Industri Jerman-Indonesia, Jakarta, April 2026.
Jessica Moll dan Dr. Manuel Behmüller di depan papan nama Kedutaan Besar Republik Federal Jerman di Jakarta
Jessica Moll dan Dr. Manuel Behmüller di Kedutaan Besar Jerman di Jakarta, April 2026.
Poster malam ramah tamah Acaluna GmbH bersama mitra strategis di Jakarta, 1 April 2026, dengan foto Dedy Prayudana Putra, Dr. Manuel Behmüller dan Jessica Moll
Poster malam ramah tamah “Sinergi Acaluna GmbH bersama mitra strategis”, Jakarta, 1 April 2026.

Kami percaya kepercayaan dibangun dengan hadir secara langsung, bukan dengan janji di iklan. Karena itu kami datang ke Indonesia, mengenal kandidat kami secara pribadi, dan tetap mendampingi mereka selama di Jerman.

Sumber: laporan kunjungan di blog Acaluna (bahasa Jerman, April 2025), Schwäbische Zeitung, 14 April 2025 dan Instagram @_acaluna_.