Hidup di Jerman

Hidup di Jerman sebagai peserta Ausbildung: gambaran yang jujur

Kota kecil, musim dingin, makanan halal, sholat, puasa saat kerja shift dan rindu rumah. Ini hal-hal yang jarang dibahas agen, tapi paling menentukan apakah kamu betah.

Tinggal di kota kecil

Sebagian besar perusahaan industri Jerman tidak berada di Berlin atau München, tapi di kota kecil dan daerah pedesaan. Di sana lebih tenang, sewa lebih murah, dan orang punya lebih banyak waktu untukmu. Kamu juga belajar bahasa Jerman lebih cepat, karena lebih sedikit orang berbicara bahasa Inggris.

Kekurangannya: toko tutup lebih awal, hari Minggu hampir semua toko tutup, dan bus atau kereta tidak selalu sering. Banyak peserta kami memakai sepeda dan Deutschlandticket untuk transportasi umum.

Cuaca dan musim dingin

Musim dingin di Jerman dingin dan gelap. Suhu sering di sekitar nol derajat, kadang di bawahnya, dan pada bulan Desember matahari sudah terbenam sekitar pukul setengah lima sore. Musim dingin pertama adalah masa yang paling berat bagi banyak peserta dari Indonesia.

Tipsnya: beli jaket musim dingin yang bagus di Jerman (lebih cocok daripada yang dibeli di Indonesia), tetap bergerak, dan jangan mengurung diri. Musim panasnya sebaliknya: hari sangat panjang, di bulan Juni masih terang sampai sekitar pukul setengah sepuluh malam.

Makanan halal

Daging babi sangat umum di Jerman, jadi biasakan membaca label. Kata yang perlu kamu kenal: Schwein (babi), Gelatine (sering dari babi) dan Alkohol. Daging halal biasanya bisa dibeli di toko Turki atau Arab, yang ada di banyak kota menengah. Di kota yang sangat kecil, kamu mungkin perlu ke kota terdekat atau belanja online. Beras, sambal dan bumbu Asia bisa ditemukan di toko Asia atau di supermarket besar.

Di kantin perusahaan, biasanya ada pilihan tanpa daging. Banyak peserta kami memasak sendiri, yang juga jauh lebih hemat.

Sholat, masjid dan Ramadan

Di banyak kota Jerman ada masjid, dan di beberapa kota besar ada komunitas Muslim Indonesia. Di kota kecil, masjid terdekat bisa agak jauh.

Di tempat kerja, bicarakan sejak awal dengan pembimbingmu jika kamu ingin sholat saat istirahat. Banyak perusahaan terbuka terhadap hal ini, tapi jadwal produksi dan aturan keselamatan tetap harus diikuti.

Ramadan perlu direncanakan. Jika jatuh di musim panas, waktu puasa bisa lebih dari 17 jam karena hari sangat panjang. Bekerja di mesin atau di ruangan panas sambil berpuasa bisa berat. Bicarakan dengan perusahaan sebelumnya, misalnya tentang jadwal shift atau waktu istirahat. Keselamatanmu di tempat kerja selalu nomor satu.

Menggunakan jilbab pada umumnya diperbolehkan. Di produksi pangan ada aturan higiene yang ketat, sehingga rambut harus tertutup dengan penutup kepala khusus. Cara menggabungkan jilbab dengan aturan ini sebaiknya dibicarakan dengan perusahaan sejak wawancara.

Peserta Ausbildung dan tim Acaluna duduk bersama di meja kayu panjang saat jalan-jalan
Kami rutin mengadakan pertemuan untuk peserta dari berbagai kota di Jerman.

Tempat tinggal

Kebanyakan peserta tinggal di kamar di apartemen bersama (WG) atau di apartemen kecil. Beberapa perusahaan menyediakan tempat tinggal atau membantu mencarinya, dan kami juga membantu dalam pencarian. Siapkan uang untuk deposit sewa, yang bisa sampai tiga kali sewa dasar.

Budaya kerja di Jerman

  • Tepat waktu benar-benar penting. Datang lima menit lebih awal itu normal.
  • Bicara langsung. Orang Jerman sering mengatakan sesuatu secara langsung. Itu bukan tanda marah, melainkan cara berkomunikasi yang biasa.
  • Bertanya itu baik. Jika kamu tidak mengerti, tanyakan. Diam dan mengangguk padahal tidak paham justru bisa berbahaya di tempat kerja.
  • Keselamatan kerja diperhatikan dengan sangat serius. Ikuti semua aturan, meskipun terasa berlebihan.

Rindu rumah

Hampir semua peserta merasakannya, biasanya di bulan-bulan pertama dan saat musim dingin atau Lebaran. Perbedaan waktu dengan Jakarta lima jam di musim panas dan enam jam di musim dingin, jadi menelepon keluarga tetap mudah.

Yang paling membantu adalah kontak dengan orang lain. Karena itu kami mengadakan pertemuan peserta dari seluruh Jerman, seperti di Heidelberg, dan menghubungkan peserta satu sama lain. Kamu tidak sendirian.

Minggu-minggu pertama

  1. Mendaftarkan alamat di kantor kota dalam dua minggu setelah pindah
  2. Membuka rekening bank untuk gaji
  3. Mendaftar asuransi kesehatan wajib
  4. Menerima nomor pajak (dikirim lewat pos setelah pendaftaran alamat)
  5. Mengajukan izin tinggal di kantor imigrasi sebelum visa habis

Kami mendampingi peserta kami dalam janji-janji pertama ini.

Status: September 2026. Pengalaman setiap orang berbeda; ini gambaran umum dari pengalaman peserta kami.

Cara kami menulis panduan ini: setiap informasi hukum kami cek dengan sumber resmi Jerman, seperti Kementerian Luar Negeri Jerman, Badan Tenaga Kerja Jerman, portal Make it in Germany dan BIBB, lalu kami lengkapi dengan pengalaman dari lebih dari 320 Ausbildung yang sudah kami dampingi. Informasi ini bersifat umum dan bukan nasihat hukum.